MAKALAH BANJIR

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Indonesia adalah negara yang luas dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Penduduk Indonesia pun hidup nyaman selama bertahun-tahun. Hal ini disebabkan iklim di Indonesia sangat bersahabat. Hampir tidak ada tanah di Indonesia yang tanpa ditumbuhi pepohonan. Indonesia beriklim tropis dengan     curah hujan yang tinggi. Sinar matahari pun sampai ke wilayah Indonesia sepanjang tahun. Di Indonesia terjadi berbagai peristiwa alam. Peristiwa-peristiwa alam terjadi akibat pengaruh alam.
Peristiwa alam adalah peristiwa yang terjadi karena pengaruh yang ditimbulkan oleh alam itu sendiri. Peristiwa alam dapat bersifat merugikan dan membahayakan. Akan tetapi, dapat pula tidak membahayakan. Contoh peristiwa alam yang membahayakan adalah banjir, gunung meletus, gempa bumi, angin topan, dan   tanah   longsor.  Peristiwa   alam   yang   tidak   membahayakan   misalnya pergantian musim, terbentuknya embun, dan pelangi.
Salah satu peristiwa alam yang merugikan manusia dan sering terjadi di Indonesia adalah banjir. Banjir adalah peristiwa alam yang bisa dikategorikan sebagai sebuah bencana. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
            Banjir merupakan bencana yang sudah menjadi ”langganan” bagi beberapa wilayah di Indonesia. Bahkan, di ibu kota Jakarta setiap tahun terjadi   bencana   ini. Selain   disebabkan   oleh   faktor   alam, banjir juga disebabkan ulah manusia. Pembangunan gedung, penebangan pohon, dan penyempitan sungai merupakan contoh ulah manusia yang menjadi penyebab banjir.

B.       Rumusan Masalah

Masalah – masalah dalam makalah ini dirumuskan sebagai berikut :
1. Apa definisi peristiwa alam?
2. Apa saja peristiwa alam yang merugikan manusia?
3. Apa yang dimaksud dengan bencana alam?
4. Apa yang dimaksud dengan bencana banjir?
5. Apa yang menjadi penyebab banjir di Indonesia?
6. Apa saja dampak bencana banjir yang terjadi di Indonesia?
7. Bagaimana cara mengatasi bencana banjir di Indonesia?


C.      Tujuan

1. Menjelaskan definisi peristiwa alam.
2. Menjelaskan peristiwa alam yang merugikan manusia.
3. Menjelaskan pengertian bencana alam
4. Menjelaskan pengertian bencana banjir.
5. Menjelaskan penyebab banjir di Indonesia.
6. Menjelaskan dampak bencana banjir yang terjadi di Indonesia.
7. Menjelaskan cara mengatasi bencana banjir di Indonesia.






BAB II
PEMBAHASAN

A.      Definisi Bencana Alam

Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik, seperti letusan gununggempa bumitanah longsor) dan aktivitas manusia. Karena ketidakberdayaan manusia, akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat, sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural, bahkan sampai kematian.
Bencana alam juga dapat diartikan sebagai bencana yang diakibatkan oleh gejala alam. Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa terjadi pada bumi. Namun, hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia (nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan, harta dan benda), kita baru dapat menyebutnya sebagai bencana.
Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan". Dengan demikian, aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia, misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Konsekuensinya, pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri, mulai dari kebakaran, yang mengancam bangunan individual, sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia.

Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan(vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi, mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup.
Dalam Undang-Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dikenal pengertian dan beberapa istilah terkait dengan bencana.
1.      Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

2.      Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

3.      Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.

4.      Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror.

5.      Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana,  kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.

6.      Kegiatan pencegahan bencanaadalah serangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan dan/atau mengurangi ancaman bencana.

7.      Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

8.      Peringatan dini adalah serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang.

9.      Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

10.  Tanggap darurat bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana.

11.  Rehabilitasi adalah perbaikan dan pemulihan semua aspek pelayanan publik atau masyarakat sampai tingkat yang memadai pada wilayah pascabencana dengan sasaran utama untuk normalisasi atau berjalannya secara wajar semua aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat pada wilayah pascabencana.

12.  Rekonstruksi adalah pembangunan kembali semua prasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayahpascabencana, baik pada tingkat pemerintahan maupun masyarakat dengan sasaran utama tumbuh dan berkembangnya kegiatan perekonomian, sosial dan budaya, tegaknya hukum dan ketertiban, dan bangkitnya peran serta masyarakat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat pada wilayah pascabencana.

13.  Ancaman bencana adalah suatu kejadian atau peristiwa yang bisa menimbulkan bencana.
14.  Rawan bencana adalah kondisi atau karakteristik geologis, biologis, hidrologis, klimatologis, geografis, sosial, budaya, politik, ekonomi, dan teknologi pada suatu wilayah untuk jangka waktu tertentu yang mengurangi kemampuan mencegah, meredam, mencapai kesiapan, dan mengurangi kemampuan untuk menanggapi dampak buruk bahaya tertentu.

15.  Pemulihan adalah serangkaian kegiatan untuk mengembalikan kondisi masyarakat dan lingkungan hidup yang terkena bencana dengan memfungsikan kembali kelembagaan, prasarana, dan sarana dengan melakukan upaya rehabilitasi.

16.  Pencegahan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko bencana, baik melalui pengurangan ancaman bencana maupun kerentanan pihak yang terancam bencana.

17.  Risiko bencana adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dan kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat.

18.  Bantuan darurat bencana adalah upaya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pada saat keadaan darurat.

19.  Status keadaan darurat bencanaadalah suatu keadaan yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk jangka waktu  tertentu atas dasar rekomendasi Badan yang diberi tugas untuk menanggulangi bencana.

20.  Pengungsi adalah orang atau kelompok orang yang terpaksa atau dipaksa keluar dari tempat tinggalnya untuk jangka waktu yang belum pasti sebagai akibat dampak buruk bencana.

21.  Korban bencana adalah orang atau sekelompok orang yang menderita atau meninggal dunia akibat bencana.


B.     Bencana Banjir

Banjir adalah kondisi air yang menenggelamkan atau mengenangi suatu area atau tempat yang luas. Banjir juga dapat mengacu terendamnya daratan yang semula tidak terendam air menjadi terendam akibat volume air yang bertambah seperti sungai atau danau yang meluap, hujan yang terlalu lama, tidak adanya saluran pembuangan sampah yang membuat air tertahan, tidak adanya pohon penyerap air dan lain sebagainya.

Banjir adalah bencana akibat curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi dengan saluran pembuangan air yang memadai sehingga merendam wilayah-wilayah yang tidak dikehendaki oleh orang-orang yang ada di sana. Banjir bisa juga terjadi karena jebolnya sistem aliran air yang ada sehingga daerah yang rendah terkena dampak kiriman banjir.

Jenis – Jenis Banjir

Banjir merugikan banyak pihak Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi, jenis banjir dibedakan menjadi tiga, yaitu banjir sungaibanjir danau, dan banjir laut pasang.

a. Banjir Sungai
   Terjadi karena air sungai meluap.

b. Banjir Danau
    Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol.

c. Banjir Laut pasang
   Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi.


C.     Penyebab Terjadinya Banjir di Indonesia

Pernahkah kita mengalami banjir? Bagaimana kita menghadapinya? Di antara kita mungkin ada yang tinggal di sekitar sungai yang rawan banjir. Atau mungkin tidak tinggal di sekitar sungai tapi tetap mengalami banjir. Tahukah kita penyebabnya?

Secara umum, penyebab terjadinya banjir di Indonesia adalah sebagai berikut:  

a) Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi,
c) Pembuangan sampah yang sembarangan, baik ke aliran sungai maupun gotong royong,
d) Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat,
e) Pembuatan tanggul yang kurang baik,
f) Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan.

Banjir hanyalah salah satu dari sekian banyak bencana alam yang sering terjadi. Banjir sering terjadi terutama pada musim hujan   dengan  intensitas   yang   sering   dan lebat. Daerah yang menjadi langganan banjir terutama pada daerah sekitar arus sungai. Namun   daerah   yang   jauh   dari   sungai   pun kadang terkena musibah banjir juga jika curah banjir   terjadi hujan yang datang terus menerus dan sungai tidak lagi sanggup menampung banyaknya air hujan.

          Bencana banjir yang datang tentu tidak kita harapkan, namun saat musibah banjir menimpa kita, tentu kita tidak bisa hanya berdiam diri saja dan pasrah menghadapinya. Ada banyak cara untuk menghadapi banjir tersebut, Di antaranya yaitu:

Ø  Selamatkan barang-barang berharga
Ø  Selamatkan orang-orang yang kita sayangi setelah itu jika memungkinkan tolong juga orang-orang di sekitar tempat tinggal kita
Ø  Pindahkan barang-barang penting seperti barang elektronik, tempat tidur, dan alat rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi, misalnya lantai dua rumah atau loteng.
Ø  Jika kita tidak memiliki loteng maka bawalah pergi barang-barang penting seperti selimut, uang, perhiasan, dan bahan makanan sebisanya. 


D.    Dampak bencana banjir yang terjadi di Indonesia.

            Bencana banjir yang terjadi di Indonesia menimbulkan dampak yang sangat merugika, baik kerugian yang bersifat materi maupun kerugian yang bersifat psikologis. Adapun efek atau akibat dari banjir yang terjadi di Indonesia adalah :
1.Merusak struktur bangunan beserta isinya
2. Menyebabkan tanah longsor.
3. Air bersih sulit dicari,
4. Berkurangnya pasokan makanan bagi tumbuhan, hewan dan manusia karena terisolasi oleh
    banjir dan
5. Tanaman hancur akibat terendam banjir.
6. Hilangnya nyawa,
7. Kerusakan bangunan termasuk jembatan, sistem pembuangan limbah, jalan raya, dan
    kanal.
8. Kerusakan infrastruktur juga sering kerusakan transmisi listrik dan kadang-kadang
    pembangkit listrik, yang dapat mematikan daya.
9. Kurangnya air bersih dikombinasikan dengan kotoran manusia di perairan banjir
    meningkatkan risiko penyakit ditularkan melalui air, yang dapat mencakup penyakit tifus,
    giardia, cryptosporidium, kolera dan penyakit lainnya tergantung pada lokasi banjir.
10.Kerusakan jalan dan infrastruktur transportasi dapat membuat sulit untuk memobilisasi
    bantuan kepada mereka yang terkena dampak atau untuk memberikan pengobatan darurat
    kesehatan.
11.Banjir biasanya menggenangi lahan pertanian, sehingga tanah tidak bisa dijalankan dan
    mencegah tanaman dari yang ditanam atau dipanen, yang dapat menyebabkan kekurangan
    makanan baik untuk manusia dan hewan ternak.
12.Kesulitan ekonomi akibat penurunan sementara di bidang pariwisata, membangun kembali
    biaya, atau kekurangan makanan menyebabkan kenaikan harga setelah efek banjir yang
    parah. Dampak pada mereka yang terkena dampak dapat menyebabkan kerusakan
    psikologis kepada para korban, khususnya kematian, luka-luka serius dan kehilangan harta.


E.     Cara mengatasi bencana banjir di Indonesia.

            Ada   ungkapan   lebih   baik   mencegah   daripada   mengobati. Itu merupakan ungkapan yang bijaksana mengingat upaya pencegahan lebih mudah dilakukan daripada mengobati itu sendiri. Hal ini pun bisa kita terapkan dalam hal pencegahan banjir. Ada beberapa upaya untuk mencegah terjadinya banjir, yaitu:

1. Membuang sampah pada tempatnya
2. Membersihkan saluran air di sekitar rumah kita
3. Mengadakan kerja bakti untuk membersihkan seluruh saluran air di desa kita
4. Mengadakan bakti sosial untuk membersihkan sungai-sungai
5. Menanam pohon-pohon untuk membantu menyerap air hujan
6. Menyediakan lahan berupa tanah untuk penyerapan air di kala hujan, dengan kata lain
    tidak menembok seluruh lahan di sekitar rumah, sebagian lagi dibiarkan berupa tanah.
7. Membuat sumur-sumur resapan untuk menampung air hujan.

Namun, ketika terjadi hujan dan air di sekitar kita semakin tinggi,   lakukan   hal-hal berikut ini :   
1.Bawalah dokumen berharga dan perlengkapan pengungsian yang penting.
2.Matikan listrik, kompor, dan pastikan rumah dalam kondisi terkunci.
3. Segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
4.Hati-hatilah saat melewati kabel-kabel atau benda-benda yang mengandung listrik. Untuk
   sementara waktu mungkin akan kesulitan air bersih. Namun, jangan coba minum atau
   mandi dengan air banjir. Kamu bisa sakit gatal dan terkena radang.






BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan

            Banjir hanyalah salah satu dari sekian banyak bencana alam yang sering terjadi. Banjir sering terjadi terutama pada musim hujan   dengan intensitas   yang   sering   dan lebat. Daerah yang menjadi langganan banjir terutama pada daerah sekitar arus sungai. Namun   daerah   yang  jauh   dari   sungai   pun kadang terkena musibah banjir juga jika curah banjir   terjadi hujan yang datang terus menerus dan sungai tidak lagi sanggup menampung banyaknya air hujan.
            Bencana banjir yang terjadi di Indonesia selama ini  tidak semata-mata disebabkan oleh alam, namun juga disebabkan oleh perilaku manusia itu sendiri. Dengan demikian, maka seluruh lapisan masyarakat yang ada di Indonesia serta pemerintah harus bersama-sama mencegah agar bencana banjir tidak semakin parah, dan pada akhirnya Indonesia bebas dari banjir.

B.      Saran

            Bencana banjir yang selama ini terjadi di Indonesia telah membawa kerugian yang sangat besar. Melihat kondisi ini, maka pencegahan banjir adalah hala yang mutlak yang harus dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia guna mencegah dan meminimalkan dampak yang akan terjadi akibat bencana banjir.
            Adapun hal-hal yang harus kita lakukan untuk mencegah bencana banjir adalah sebagai berikut:
Menghentikan penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi,
Mencegah terjadinya pendangkalan sungai,
Tidak membuang sampah sembarangan termasuk di aliran sungai
Membuat saluran air yang memadai
Membuat tanggul yang baik



DAFTAR PUSTAKA



Buku Paket IPS untuk SD Kelas 6 (BSE)


Shollu | Aplikasi Pengingat Waktu Solat GRATIS

Download Software Shollu Terbaru 3.10 - Aplikasi Pengingat Sholat 5 Waktu Dengan Adzan

  Shollu adalah suatu program / aplikasi pengingat waktu sholat 5 waktu, mungkin bagi kita yang suka teledor dan gara gara fesbuk jadi masbuk, huhh, apa lagi sampai lupa akan waktu sholat, maka dari itu software ini dapat mengatasi hal tersebut, dan ini software freeware.



فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا   سورة النساء - ١٠٣

Maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.


Download Software Shollu Terbaru 3.10 - Aplikasi Pengingat Sholat 5 Waktu Dengan Adzan
Screen Shoot Software Shollu 3.10
   Fitur-fitur yang Software Shollu 3.10

  • Ukuran File yang kecil
  • Konversi Penanggalan Masehi-Hijriyah
  • Mendukung Banyak Kota di berbagai belahan dunia, terdapat 2.341 kota-kota besar dan 400 kota di indonesia, dan jika ingin lebih lengkap bisa menggunakan file tambahan yang bisa di download
  • Pengaturan untuk menampilkan pesan sebelum, saat atau sesudah masuknya waktu sholat yang mendukung pesan teks bahkan multimedia (audio-video)
  • Pembuatan file tabel waktu sholat yang bis disimpan dalam format HTML, csv dan tsv.
  • Mendukung berbagai bahasa, (kecuali kode unik) belum bisa
  • Dapat mengganti skin, terdapat hingga 40 skin
  • Dapat mengganti suara Adzan nya di setiap waktu sholat
  • Pesan untuk Sholat Jum'at
selebihnya silahkan lihat disini : http://code.google.com/p/shollu/

Download Software Shollu Terbaru 3.10 - Aplikasi Pengingat Sholat 5 Waktu Dengan Adzan

download klik disini atau disini


sumber : https://oshamait.blogspot.co.id/2013/07/download-software-shollu-terbaru-310.html

Google SketchUp


SketchUp merupakan sebuah program pemodelan 3D yang dirancang untuk arsitek, insinyur sipil, pembuat film, game developer dan profesi terkait. Aplikasi ini dirancang untuk menjadi lebih mudah digunakan dibandingkan program CAD 3D. Beberapa fi tur kunci dan kegunaan SketchUp antara lain: sistem kursor penggambaran yang ‘smart’ yang memungkinkan pengguna untuk menggambar obyek 3D melalui layar dan mouse 2D, kapabilitas untuk studi massa simpel via‘push-pull’, ‘Follow Me’, untuk membuat bentuk 3D denganmengembangkan surface 2D pada suatu path yang ditentukan, kemampuan untuk menganimasikan gerakan kamera dan matahari, hingga mencakup fi tur-fitur untuk memfasilitasi model penempatan di Google Earth. Google SketchUp merupakan sebuahperangkat lunak desain grafis yang dikembangkan oleh Google. Pendesain grafis ini dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis model, desain rumah dan interior, perangkat lunak yang satu ini sangat mudah di gunakandan model yang dibuat dapat diletakkan di Google Earth atau dipamerkan di Google 3D Warehouse
SketchUp ini dikembangkan oleh perusahaan startup@ Last Software, Boulder, Colorado yang dibentuk pada tahun 1999. SketchUp pertama kali dirilis pada bulan Agustus 2000 sebagai tujuan umum alat pembuatan konten 3D. Aplikasi ini memenangkan penghargaan Community Choice Award di sebuah pameran pada tahun 2000. Kunci keberhasilan awal adalah masa belajar yang lebih pendek daripada alat 3D lainnya. Sedangkan Google SketchUp adalah versi SketchUp yang dapat diunduh secara gratis (dirilis pada 27 April 2006). Fersi gratis ini tidak secanggih SketchUp Pro 6, tapi justru memiliki tools yang terintegrasi untuk meng-upload suatu konten ke Google Earth dan Google Earth 3D Warehouse. File dalam Google SketchUp dapat dieksport ke berbagai format 3D, termasuk format Google Earth (.kmz). Sementara itu, versi Pro 6 memungkinkan eksport ke format dengan ekstensi .3ds, .dae, .dwg, .dxf, .fbx, .obj, .xsi, dan .wrl. Selain itu, Google SketchUp dapat digunakan untuk me nyimpan screenshot obyek ke format .bmp, .png, .jpg dan .tif
Pada kesempatan ini saya akan mengajak para pengunjung setia Informasi Internet untuk mengenal dan memahami interface dari Program Google Sketchup Pro. Penjelasan Interface Google Sketchup Pro dibagi ke dalam dua kelompok instruksi, yaitu Menu dan Toolbar.
Interface Menu Google Sketchup Pro
Pada interface Menu Google SketchUp Pro, terdapat beberapa Tab Menu berisi beragam instruksi. Berikut ini penjelasan menu-menu tersebut.

  • Menu File : Menu File berisi instruksi-instruksi berkaitan dengan manajemen file, misalnya Open, Save As.., dan sebagainya. Terdapat instruksi Export untuk mengekspor obejek tiga dimensi (3D Model)juga untuk merender view dari scene Anda (2D Graphic). Insturksi Import digunakan untuk mengimpor objek tiga dimensi eksternal.
  • Menu Edit : Pada menu Edit, tersedia beragam instruksi yang berkaitan dengan manajemen objek pada viewport, misalnya instruksiSelect All dan Select None dan instruksi Hide dan Unhide untuk menyembunyikan objek atau memunculkannya kembali pada view port. Selain itu, terdapat instruksi Intersect untuk melakukan operasi pengirisan menggunakan objek lainnya. Tersedia pulan insturksi FlipAlong untuk mencerminkan objek terhadap salah satu dari ketiga sumbu bidang.
  • Menu View : Menu View menyediakan beberapa instruksi yang berkaitan dengan tampulan objek pada viewport. Pada submenu Face Style misalnya, terdapat beberapa opsi, yaitu :
    • X-Ray : untuk tampilan objek berupa garis – garis rusuk.
    • Wireframe : untuk tampilan objek berupa garis-garis rusuk. Pada opsi ini, semua garis akan tampak pada viewport termasuk garis-garis yang terhalang oleh sisi objek.
    • Hidden Line : pada opsi ini, material nonaktif dan seluruh sisi objek pada viewport akan tampil dengan warna standar.
    • Shaded : pada opsi ini tekstur material nonaktif dan sisi objek akan tampil dengan warna polos yang mewakili warna materialnya.
    • Shaded With Textures : pada opsi ini sisi objek akan tampil sesuai dengan material dan teksturnya  masing-masing.
    • Monochrome : pada opsi ini, objek pada viewport akan tampil dengan warna monokromatik.
  • Menu Camera : Beragam instruksi yang berkaitan dengan view kamera disediakan pada menu Camera. Pada submenu Standard Views, terdapat 7 buah pilihan view, yaitu Top, Bottom, Front, Back, Left, Right, dan Iso. Terdapat juga instruksi-instruksi untuk mengatur view Anda, yaitu Orbit, Pan, dan Zoom. Instruksi-instruksi ini juga dapat Anda temukan pada Toolbar. Melalui insturksi Previous danNext, Anda juga dapat beralih pada view sebelumnya maupun sesudahnya.
  • Menu Draw : Menu ini menyediakan instruksi untuk membuat objek-objek yang Anda inginkan. Akses untuk instruksi-instruksi yang sama juga tersedia pada Toolbar.
  • Menu Tools : Menu Tools menyediakan beragam instruksi berkaitan dengan pengeditan dan transformasi objek. Tersedia 3 buah instruksiPush/Pull misalnya, digunakan untuk mengekstruksi sisi objek.Toobar juga menyediakan akses instruksi-instruksi yang sama.
  • Menu Window : Menu Window menyediakan instruksi-instruksi yang memunculkan jendela pengaturan untuk fasilitas tertentu. InstruksiMaterials misalnya, akan memunculkan jendela fasilitas Materialsyang digunakan untuk melakukan pengatuaran terhadap material-material yang Anda gunakan untuk objek pada viewport. InstruksiShadow misalnya, akan memunculkan jendela fasilitas Shadow Settings untuk pengaturan bayangan serta posisi matahari pada tanggal, bulan, dan tahun tertentu. Fasilitas ini bahkan dapat mengatur posisi matahari pada waktu-waktu tertentu yang anda butuhkan. Pengaturan ini sangat berguna dalam mendesain sebuah rumah, berkaitan dengan pencahayaan yang diterimanya.
Interface Toolbar Google Sketchup Pro
Interface Toolbar menyediakan akses cepat untuk instruksi-instruksi yang akan sering Anda gunakan.


Download disini atau disini

sumber : http://julicahyani.blogspot.co.id/2012/01/mengenal-aplikasi-google-sketchup.html

Cara menghapus profile Wi-Fi Network di Windows 8/8.1

Biasanya jika kamu sering connect ke jaringan Wi-Fi, maka jaringan Wi-Fi yang pernah di-connect tersebut juga akan tersimpan dalam bentuk profile, tujuannya tentu saja untuk memudahkan pengguna jika ingin kembali connect ke jaringan Wi-Fi tersebut tanpa harus memasukkan passwordnya lagi (apabila jaringan Wi-Fi tersebut menggunakan password).

Di Windows 7, untuk memanajemen/menghapus profile Wi-Fi Network yang sudah pernah di-connect, masih bisa dilakukan melalui Control Panel (View: Small/Large Icons) > Network and Sharing Center > Manage wireless networks (di sebelah kiri).

Namun, di Windows 8 dan 8.1, sayangnya setting tersebut dihilangkan dari Control Panel. Sehingga, pengguna akan mengalami kesulitan jika ingin memanajemen/menghapus profile Wi-Fi Network yang sudah pernah di-connect. Profile Wi-Fi yang sudah tersimpan tersebut akan terus menumpuk dan tentu saja akan mengganggu, apalagi jika jaringan Wi-Fi tersebut sudah berganti SSID ataupun password-nya.

Untuk itu, ini dia ada tips yang bisa dilakukan untuk menghapus profile jaringan Wi-Fi yang sudah pernah di-connect di Windows 8 dan Windows 8.1, atau istilahnya, forget Wi-Fi network.

1. Pertama, jalankan Command Prompt dengan Run as Administrator, caranya dengan menekan tombol Windows + X lalu mengklik Command Prompt (Admin).


2. Setelah terbuka, ketikkan perintah di bawah ini dan tekan Enter:
Code:
netsh wlan show profiles

Perintah di atas berguna untuk menampilkan profile jaringan Wi-Fi apa saja yang sudah pernah di-connect.

3. Untuk menghapus profile jaringan Wi-Fi yang sudah pernah di-connect tersebut, ketikkan perintah di bawah ini lalu tekan Enter:
netsh wlan delete profile name=”profile_name”
NB: profile_name (yang diberi warna merah tersebut) bisa kamu ganti dengan nama SSID profile jaringan Wi-Fi yang sudah pernah di-connect tersebut.

4. Jika berhasil, akan muncul pesan konfirmasi seperti di bawah ini:
"Profile "profile_name" is deleted from interface "Wi-Fi"."
5. Untuk menghapus semua profile jaringan Wi-Fi yang sudah pernah di-connect tersebut, ketikkan perintah di bawah ini dan tekan Enter:
Code:
netsh wlan delete profile name=* i=*


Kekurangannya, cara di atas (no. 3) tidak bisa dilakukan untuk menghapus profile SSID nama jaringan Wi-Fi yang memiliki spasi (space), namun hal tersebut masih bisa dilakukan dengan menggunakan cara no. 5 di atas yang tentu saja akan menghapus semua profile jaringan Wi-Fi yang sudah pernah di-connect.

sumber : https://forum.winpoin.com/threads/cara-menghapus-profile-wi-fi-network-di-windows-8-8-1.1268/

MAKALAH INTEGRASI NUSANTARA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang      
            Islam dan Proses Integrasi - Integrasi suatu bangsa adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan adanya integrasi akan melahirkan satu kekuatan bangsa yang ampuh dan segala persoalan yang timbul dapat dihadapi bersama-sama. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah wujud konkret dari proses integrasi bangsa. Proses integrasi bangsa Indonesia ini ternyata sudah berlangsung cukup lama bahkan sudah dimulai sejak awal tarikh masehi. Pada abad ke-16 proses integrasi bangsa Indonesia mulai menonjol. Masa itu adalah masa-masa pertumbuhan dan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

1.   Peranan Para Ulama dalam Proses Integrasi
      Agama Islam yang masuk dan berkembang di Nusantara mengajarkan kebersamaan dan mengembangkan toleransi dalam kehidupan beragama. Islam mengajarkan persamaan dan tidak mengenal kasta-kasta dalam kehidupan masyarakat. Konsep ajaran Islam memunculkan perilaku ke arah persatuan dan persamaan derajat. Disisi lain, datangnya pedagang-pedagang Islam di Indonesia mendorong berkembangnya tempat-tempat perdagangan di daerah pantai. Tempat-tempat perdagangan itu kemudian berkembang menjadi pelabuhan dan kota-kota pantai. Bahkan kota-kota pantai yang merupakan bandar dan pusat perdagangan, berkembang menjadi kerajaan. Timbulnya kerajaan-kerajaan Islam menandai awal terjadinya proses integrasi. Meskipun masing-masing kerajaan memiliki cara dan faktor pendukung yang berbeda-beda dalam proses integrasinya.

2.   Peran Perdagangan Antarpulau
      Proses integrasi juga terlihat melalui kegiatan pelayaran dan perdagangan antarpulau. Sejak zaman kuno, kegiatan pelayaran dan perdagangan sudah berlangsung di Kepulauan Indonesia. Pelayaran dan perdagangan itu berlangsung dari daerah yang satu ke daerah yang lain, bahkan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Kegiatan pelayaran dan perdagangan pada umumnya berlangsung dalam waktu yang lama. Hal ini, menimbulkan pergaulan dan hubungan kebudayaan antara para pedagang dengan penduduk setempat. Kegiatan semacam ini mendorong terjadinya proses integrasi.

3.   Peran Bahasa
      Perlu juga kamu pahami bahwa bahasa juga memiliki peran yang strategis dalam proses integrasi. Kamu tahu bahwa Kepulauan Indonesia terdiri atas beribu-ribu pulau yang dihuni oleh aneka ragam suku bangsa. Tiap-tiap suku bangsa memiliki bahasa masing-masing. Untuk mempermudah komunikasi antarsuku bangsa, diperlukan satu bahasa yang menjadi bahasa perantara dan dapat dimengerti oleh semua suku bangsa. Jika tidak memiliki kesamaan bahasa, persatuan tidak terjadi karena di antara suku bangsa timbul kecurigaan dan prasangka lain. Bahasa merupakan sarana pergaulan. Bahasa Melayu digunakan hampir di semua pelabuhan-pelabuhan di Kepulauan Nusantara. Bahasa Melayu sejak zaman kuno sudah menjadi bahasa resmi negara Melayu (Jambi). 

B. Tujuan Penulisan
            Adapun tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk mengetahui Proses Integrasi Nusantara


















BAB II
PEMBAHASAN

Proses integrasi Nusantara
            Mengapa berkembangnya Islam di Indonesia menjadi faktor yang mempercepat proses integrasi bangsa Indonesia? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut dapat dilihat secara etis, kultural, historis, dan ideologis.
1) Etis
            Secara etis ajaran Islam tidak mengakui adanya perbedaan golongan dalam masyarakat. Dapat dikatakan bahwa ajaran Islam lebih bersifat demokratis dibandingkan dengan ajaran atau kepercayaan yang dianut bangsa Indonesia sebelum masuknya Islam. Selain itu agama Islam tidak mengenal perbedaan kasta, golongan, dan lain-lain.
            Menurut ajaran Islam, semua orang yang menganut Islam dianggap sebagai saudara dan memiliki kedudukan yang sama. Cara pandang seperti ini dipraktikkan oleh para pedagang Islam di seluruh Nusantara dalam pergaulan di kota-kota pelabuhan Nusantara. Di kota-kota dagang Nusantara, seperti, Malaka, Pasai, Banten, Cirebon, Tuban, Demak, Makasar, Ambon dan lain-lain, terjadi hubungan yang egaliter (berada dalam posisi yang sama). Misalnya, para pedagang yang berada di Malaka, Banten, dan lain-lain menganggap para pedagang Islam yang berasal dari berbagai daerah dan suku bangsa Indonesia sebagai saudara. Terjadilah keterikatan dan persaudaraan di antara mereka, perbedaan latar belakang suku, adat-istiadat, bahasa, tradisi, dan lain-lain menjadi tidak penting karena semuanya merasa berada dalam satu pandangan dan kedudukan yang sama. Mereka merasa bersatu karena pandangan yang sama tersebut.
Dari persamaan pandangan mengenai etika sosial tersebut, terdapat dua hal yang dipengaruhinya. Pertama, perdagangan di antara orang-orang Islam berkembang dengan pesat. Masuknya Islam ke Indonesia terjadi melalui proses perdagangan. Dengan adanya perdagangan tersebut, selain Islam menyebar di Nusantara, perdagangan di kepulauan ini pun ikut berkembang pesat.
            Faktor etika sosial yang dianut para pedagang Nusantara berpengaruh terhadap perkembangan kegiatan ekonomi dagang. Kedua, adanya pandangan tersebut telah mendorong terciptanya perasaan terintegrasi di antara para pedagang penganut Islam yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Tampaknya, dalam kegiatan dagang, faktor perbedaan etnis, budaya, bahasa, dan lain-lain diabaikan. Mereka beranggapan bahwa yang terpenting adalah keuntungan. Keuntungan tersebut harus dinikmati bersama-sama di antara penganut agama yang sama.
            Para pedagang Islam dan penganut Islam di Indonesia pada awal perkembangannya tidak memusuhi penganut kepercayaan lain. Seperti telah dijelaskan pada bab terdahulu, dalam proses penyebaran Islam tidak dicatat dalam sejarah bahwa orang-orang Islam memerangi pemeluk agama lain.



2) Kultural
            Secara kultural (budaya), pemeluk Islam di Indonesia tidak mempertentangkan ajaran Islam dengan adat-istiadat atau kepercayaan yang dipengaruhi oleh ajaran Hindu-Budha. Sebagian besar wali yang menyebarkan Islam di jawa menggunakan pendekatan budaya setempat untuk menyebarkan Islam. Para wali dan ulama penganut ajaran tasawuf berpandangan bahwa para penganut ajaran lain harus tetap dihormati. Mereka juga berpandangan bahwa pemeluk kepercayaan lain harus didekati dengan metode yang paling bisa diterima oleh mereka.
            Dilihat dari awal perkembangan Islam di Indonesia tampaknya kita sampai pada kesimpulan bahwa perbedaan kepercayaan, tradisi, dan adat istiadat bukan merupakan faktor disintegrasi, melainkan sebaliknya. Sikap para pedagang, penyebar Islam, dan penganut Islam Indonesia yang dapat menyesuaikan diri (akomodatif) terhadap perbedaan pandangan, adat-istiadat dan kepercayaan setempat yang telah lebih dulu dianut menyebabkan tidak terjadinya konflik budaya.
            Masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia tidak menimbulkan benturan-benturan antara budaya Islam dengan budaya setempat. Adanya sikap akomodatif tersebut malah mempercepat terjadinya akulturasi dan melahirkan kebudayaan khas Indonesia. Sikap toleransi pemeluk Islam terhadap pemeluk kepercayaan lain menjadi salah satu faktor yang membantu terjadinya proses integrasi bangsa.
            Hasil akulturasi antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan lokal Indonesia, baik dalam bentuk gagasan maupun dalam bentuk fisik telah melahirkan identitas baru di kalangan pemeluk Islam di Indonesia. Ternyata, kebudayaan Islam di Indonesia berbeda dengan kebudayaan Islam di negara-negara Islam lain. Kekhasan dan persamaan kebudayaan Islam Indonesia yang dianut oleh suku-suku bangsa Indonesia menciptakan perasaan bersatu di antara pemeluk-pemeluknya. Dengan demikian, hasil akulturasi menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam proses integrasi bangsa.
Sikap toleransi dalam aspek budaya dapat juga dilihat dalam praktik perdagangan. Para pedagang Islam berpandangan bahwa mereka bisa berdagang dengan siapa pun tanpa melihat latar belakang agama. Secara kultural, para pedagang Islam memiliki sikap terbuka terhadap perbedaan suku bangsa, agama, dan golongan dalam kegiatan dagang.
            Misalnya, para pedagang Islam di Malaka, Banten, Makasar, dan lain-lain bukan hanya berdagang dengan pedagang Islam dari Arab, Persia, Gujarat, melainkan dengan para pedagang non-Islam dari Cina, Champa, dan lain-lain. Jadi secara historis, walaupun perdagangan pada abad 14-17 didominasi para pedagang Islam, mereka bersedia berdagang dengan siapa pun tanpa melihat perbedaan latar belakang bangsa dan agama.
            Para pedagang Nusantara tidak menentang bangsa asing yang berdagang di perairan Indonesia. Mereka beranggapan bahwa yang terpenting dalam perdagangan adalah keuntungan yang bisa diraih. Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara, walaupun berambisi menguasai jalur penting dagang, beranggapan bahwa laut merupakan wilayah terbuka yang bisa digunakan oleh siapa pun. Pandangan seperti ini antara lain dianut oleh kerajaan Islam Makasar. Sikap terbuka tersebut telah membantu proses integrasi karena dengan demikian para pedagang Nusantara bisa berdagang dengan berbagai pedagang, baik dari Nusantara maupun mancanegara.

3) Historis
            Secara historis, ternyata sikap terbuka tersebut disalahgunakan oleh kekuatan asing yang ingin menguasai sumber barang dagangan. Mereka berambisi untuk menguasai claerah penghasil rempah-rempah. Jatuhnya Malaka ke tangan bangsa Portugis tahun 1511 adalah bukti adanya pemaksaan kehendak pedagang Barat dalam menguasai wilayah dagang.
            Peristiwa jatuhnya pelabuhan Malaka tersebut merupakan awal perubahan sikap pedagang Nusantara. Sejak peristiwa itu, para pedagang Nusantara mulai berhati-hati dengan pedagang asing terutama dari Barat (Eropa). Para pedagang Islam mulai menyadari bahwa datangnya para pedagang Portugis di kepulauan Nusantara bukan hanya ingin berdagang, melainkan juga memiliki tujuan politis dan historis, yaitu ingin menghancurkan kekuatan Islam.
            Mengapa bangsa Portugis ingin menghancurkan kekuatan Islam? Latar belakang historisnya dapat dilihat mengenai ekspansi kekuasaan Dinasti Umayyah di Cordoba. Ternyata, penaklukkan Jazirah Iberia (wilayah bangsa Portugis dan Spanyol) oleh dinasti Islam Umayyah abad ke-7 M dan disusul dengan kekuasaan Islam atas wilayah Eropa lainnya sampai abad ke-15, serta jatuhnya Konstantinopel, ibukota Romawi Timur, ke tangan kerajaan Islam Turki Usmania tahun 1453, menimbulkan kebencian bangsa Eropa terhadap kekuatan Islam yang pernah menaklukkannya.
            Bangsa Portugis dan Spanyol yang secara historis pernah dikuasai oleh orang-orang Islam ingin membalas dendam penaklukkan tersebut. Didukung oleh faktor ambisi mengejar kejayaan, menguasai sumber perdagangan rempah-rempah, dan misi agama, mereka berusaha untuk menjelajah dunia dan menguasai jalur dagang internasional yang pada umumnya dikuasai oleh para pedagang Islam. Dengan ambisi tersebut, satu per satu kekuatan Islam diperangi dan pelabuhan-pelabuhannya diduduki.
            Setelah berhasil melalui pantai barat, selatan, dan timur Afrika, mereka sampai ke Samudera Hindia dan bertemu dengan pedagang-pedagang Islam di pelabuhan-pelabuhan sepanjang jalur tersebut. Akhirnya mereka sampai di Malaka dan berhasil menaklukkan dan menguasai pelabuhan itu tahun 1511. Setelah berhasil merebut Malaka, bangsa Portugis terus berusaha menaklukkan kekuatan-kekuatan Islam lainnya di Nusantara, antara lain, Pelabuhan Banten, Ambon, dan Maluku.
            Tindakan bangsa Portugis tersebut disusul oleh bangsa Belanda yang memiliki ambisi sama. Bangsa Belanda pun berusaha untuk menguasai sumber penghasil rempah-rempah dan pelabuhan-pelabuhan penting kerajaan Islam Nusantara. Dengan cara memecah belah (devide at impera), satu per satu pelabuhan-pelabuhan penting Nusantara dikuasainya, seperti Sunda Kelapa, Ambon, Makasar, Demak, Cirebon, dan lain-lain.
            Peranan Islam dalam proses integrasi telah dipengaruhi oleh perkembangan historis di atas. Berdasarkan perkembangan tersebut, para pedagang Islam serta kerajaan-kerajaan Islam Nusantara melihat bahwa kedatangan orang-orang Barat bukan hanya untuk berdagang, melainkan juga untuk menaklukkan kekuasaan Islam di Nusantara. Mereka mulai sadar bahwa kekuatan asing telah menyalahgunakan keterbukaan sikap pedagang Islam dan keterbukaan laut Nusantara.
            Akibat dari perkembangan historis tersebut, adalah Pertama, peranan pedagang Islam di Laut Nusantara mengalami kemunduran karena para pedagang asing (Barat) mulai memonopoli perdagangan di kawasan tersebut.
Kedua, Islam telah dijadikan sebagai satu kekuatan pemersatu untuk melawan kekuatan asing. Akal bulus datangnya bangsa Barat tersebut justru telah menyatukan kerajaan-kerajaan Islam atas dasar azas yang sama yaitu agama Islam dalam menghadapi Barat. Walaupun mereka tidak bersatu secara politis, akan tetapi telah terdapat kesamaan pandangan di kalangan umat Islam saat itu bahwa kekuatan asing tersebut akan menghancurkan kekuatan Islam. Oleh karena itu, Islam digunakan sebagai satu kekuatan azasi untuk mengusir penjajah. Kesamaan pandangan tersebut membuktikan bahwa Islam telah mempercepat proses integrasi.

4) Ideologis
            Perlawanan daerah-daerah di Indonesia terhadap kekuatan Belanda pada abad ke-19 merupakan bukti bahwa Islam telah digunakan sebagai kekuatan azasi dan yang telah dianut masyarakat sejak ratusan tahun yang lalu itu dimanfaatkan oleh para pemimpin perlawanan di daerah yang pada umumnya kharismatis dan memiliki pengetahuan agama Islam yang mendalam.
            Dengan kekuatan tersebut, semangat untuk mengusir penjajah semakin besar. Rakyat yang berada di bawah pemimpin kharismatis percaya bahwa Belanda adalah kafir, dan musuh Islam. Dengan semangat perang sabil, perlawanan di daerah pada abad ke-19 merupakan perang yang telah merepotkan pemerintah kolonial Belanda.
            Contoh-contoh yang menunjukkan bahwa Islam telah digunakan sebagai kekuatan azasi dapat dilihat dalam Perang Saparua (1817), Perang Paderi (1819-1832), Perang Diponegoro (1825-1830), Perang Banjarmasin (1852, 1859, 1862), Perang Aceh (1873-1912), dan Perlawanan Petani Banten (1888). Walaupun perang-perang tersebut masih bersifat kedaerahan, secara historis dapat dikatakan bahwa perang yang dilandasi oleh kekuatan ideologis Islam itu telah menjadi dasar bagi lahirnya nasionalisme Indonesia pada awal abad ke-20.




BAB III
PENUTUP

Kesimpulan


            Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa secara etis, sosial-budaya, ideologis,dan historis, Islam memiliki peran yang besar dalam proses integrasi bangsa. Sebenarnya, dasar-dasar gerakan nasionalisme atau gerakan kebangsaan Indonesia pada awal abad ke-20 telah diletakkan sejak tumbuh dan berkembangnya penganut serta kekuatan politik Islam di Nusantara, yaitu sejak abad ke-16.



DAFTAR PUSTAKA



Cara Install dan Setting FreeFileSync


Setelah sekian lama menunggu aplikasi yang dapat digunakan untuk membackup data dari komputer satu ke komputer lain akhirnya datang juga. ada kelompok yang mau meluangkan waktunya untuk membantu kepentingan bersama yaitu dengan menghadirkan aplikasi FreeFileSync. tapi jangan lupa donasinya ya gais.

Lalu apa itu FreeFileSync itu?
FreeFileSync adalah perangkat lunak Open Source gratis yang membantu Anda melakukan sinkronisasi file dan sinkronisasi folder untuk Windows, Linux dan Mac OS X. Hal ini dirancang untuk menghemat waktu Anda membuat dan menjalankan pekerjaan backup sementara memiliki umpan balik visual yang bagus sepanjang jalan. mungkin lebih jelasnya aplikasi ini fungsinya mirip seperti google drive. tapi bedanya dengan google drive yaitu, kalo google drive itu data kita singkron ke server google di sana, tapi kalo menggunakan aplikasi ini servernya bisa di komputer server kita sendiri, bisa juga di komputer teman, bapak, ibu, pacar atau yang lainnya. na itu kelebihan dari aplikasi ini gais.

ok untuk mendownload aplikasi ini silahkan download di sini!
atau bisa mendownload melalu website nya langsung di sini!

setelah di donwload, berikut tahap menginstal dan setting freefilesyncnya :
buka file exe nya, kemudian tampil berikut



hilangkan centangnya



 kemudian buka aplikasi freefilesync nya yang di desktop

Setelah tampil berikut besik Penggunaannya:

  1. Pilih Folder kiri dan kanan.
    Choose left and right directories
  2. kemudian Compare.
    Start comparison
  3. Pilih synchronization settings.
    Select synchronization settings
  4. Klik Synchronize untuk memulai sinkronisasi.
    Press Synchronize to begin synchronization

Bagian-bagian dari manu / tool

FreeFileSync main window
  1. Mulai perbandingan
  2. Ubah perbandingan
  3. Sertakan / mengecualikan file tertentu
  4. mengubah pengaturan sinkronisasi
  5. memulai sinkronisasi
  6. Tambahkan pasang folder
  7. Pilih kiri dan kanan folder
  8. Save / konfigurasi beban
  9. Pohon panel gambaran
  10. pratinjau sinkronisasi
  11. Pilih kategori untuk menunjukkan pada grid
  12. statistik sinkronisasi

Kemudian setelah selesai di setting, simpan batch jomnya dengan langkah:
file==> save as batch job==>setting dengan settingan seperti berikut:
pilih ignore - close progree dialog -  centang run minimized kemudian save as.. - simpan di folder yang di inginkan dan beri nama. nanti akan menjadi file ".ffs_batch"

setelah settingan selesai dan batch job nya sudah di simpan. setelah itu kita akan mensetting auto singkron, agar setiap beberapa detik singkron sendiri file komputer kita dengan komputer server:

buka RealTimeSync

kemudian setting seperti berikut.
RealTimeSync main window
ket :
source : sumber
target : tujuan
command line : isikan berikut :
"C:\Program Files\FreeFileSync\RealTimeSync.exe" "D:\Backup Projects.ffs_batch"
isikan batch file yang baru kita simpan.


Note
  • perintah tidak harus menghalangi kemajuan. Jika Anda menghubungi batch pekerjaan FreeFileSync, pastikan tidak menunjukkan popup windows. Lihat catatan di Command Line Penggunaan.
     
  • RealTimeSync akan melewatkan menunjukkan dialog utama dan mulai memantau segera jika Anda melewati file konfigurasi ffs_real atau ffs_batch berkas FreeFileSync sebagai baris perintah pertama argumen untuk RealTimeSync.exe. Ini akan membantu Anda mengintegrasikan RealTimeSync ke dalam sistem operasi Anda auto start:
          "C:\Program Files\FreeFileSync\RealTimeSync.exe" "D:\Backup Projects.ffs_real"
          "C:\Program Files\FreeFileSync\RealTimeSync.exe" "D:\Backup Projects.ffs_batch"
  • Real Time Sync tidak terikat untuk memulai FreeFileSync. Hal ini juga dapat digunakan dalam skenario lain, seperti mengirim email setiap kali sebuah direktori tertentu dimodifikasi.

Klik Star,
SELESAI DEH. nikmati singkronisasi file atau folder kalian.
demikian artikel ini semoga dapat membantu.

sumber : http://www.freefilesync.org

- Copyright © Kambing Liwa - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -